Memilah tugas berdasarkan prioritas memberi panduan saat hari mulai padat. Tentukan beberapa hal penting yang pantas mendapat perhatian utama, lalu kerjakan satu demi satu tanpa tergesa-gesa.
Gunakan teknik blok waktu untuk mengelompokkan tugas sejenis ke dalam periode pendek. Blok yang jelas membantu otak fokus pada satu jenis aktivitas tanpa gangguan bergantian yang membuat perasaan terburu-buru.
Sisihkan jeda terencana di antar blok: waktu singkat untuk merapikan meja, berdiri sejenak, atau menikmati minuman. Jeda-jeda ini berfungsi sebagai titik pengatur ulang yang membuat hari terasa lebih terukur.
Belajar mengatakan tidak pada tugas yang menambah beban tanpa imbalan jelas. Batasan itu memberi ruang untuk menyelesaikan komitmen yang benar-benar penting.
Di akhir hari, lakukan tinjauan singkat: apa yang selesai, apa yang perlu dipindah ke hari berikutnya. Kebiasaan penutupan hari ini membantu menutup bab aktivitas dan memudahkan transisi ke waktu istirahat.
Praktik ini bukan soal produktivitas semata, melainkan tentang menemukan ritme kerja yang menjaga suasana tetap tenang sambil menyelesaikan hal-hal penting secara teratur.
